Pages

Thursday, November 3, 2016

* Menyusui Itu Bukan Kewajiban Tapi Pilihan *

Assalamualaikum,

Buka blog sesuka hati, dan yang ditulis juga sesuka hati. Kali ini saya ingin bahas beberapa hal berdasarkan pengalaman pribadi soal menyusui atau breasfeeding.

Pembahasan tentang menyusui ini bisa sangat panjang nanti akan kita bahas detail di postingan berikutnya.

Punya anak bayi baru lahir itu punya segudang cerita, perubahan hidup seorang wanita yang berubah 180 derajat, yang biasa mandi bersih sekarang sempat mandi pun udah senang, yang biasa tidur siang sekarang boro-boro tidur siang tidur malam aja terbatas, tapi disinilah seninya.

Saat si anak bayi baru lahir biasanya asi baru mulai keluar sangat sedikit, dan kadang ada yang gak keluar di hari-hari pertama setelah melahirkan. Saya termasuk wanita yang beruntung setelah melahirkan, asi langsung keluar meskipun sangat sedikit, sehingga di awal-awal kelahiran saya gak tidur karna si anak bayi tidur 5 menit nangis lagi nyusu 30 menit. Beberapa hari berikutnya asi mulai banyak. si anak mulai kenyang sampe tidur kadang gak mau dibangunin padahal saran dokter disusuin tiap 2 jam, bisa juga seharian si anak bayi gak mau tidur maunya nemplok disusu kanan pindah ke susu kiri.

Asi keluar di hari pertama masalah belum tentu selesai. Saya bekerja, dari awal komit pengen asi 2 tahun. Jadi dari anak umur 2 minggu tiap hari saya pumping. tapi hasilnya sungguh bikin meringis, setiap kali pumping saya paling banyak dapet 50ml saja.
29/11/2015 20.00 cuma segini


Tapi harus tetap semangat, mungkin ini karna si bayi masih mimik langsung ya. Tapi nanya ke sesama busui yang anaknya seumuran kok gak begini, mereka bisa dapat 200 ml, tambah galau. Akhirnya coba cari masalahnya dari mana, mungkin dari pompa asinya, akhirnya saya  ganti pompa lagi.
setelah medela ganti avent
Hasil awal pakai avent sama aja, masih betah di kisaran 40-50 ml. Berarti bukan salah di pompanya. rugi lah saya beli pompa lagi yang harganya gak murah juga. Gak boleh nyerah gitu aja, mulai lirik booster asi yang suka ngehits se instagram. Saya coba beli paket yang terdiri dari mama soya, mama honey dan teh bunda.
booster asi
Ini kandungannya segala jenis ramuan :D, daun katuk, fenugrek dan lainnya. Rasanya alhamdulillah luar biasa gak karuannya :D. Mama honey manis biasa, mama soya rasanya ada manis-manisnya gitu tapi masih masuk akal. Teh bunda rasanya buat saya yang gak suka jamu ini nauzubillah gak enaknya. Mama honey duluan habis, teh bunda saya minum beberapa kali doank. Mama soya beli beberapa kali.

Hasil setelah menggunakan booster asi alhamdulillah hasil pumping meningkat. Apa karna booster asi atau memang karna kebutuhan bayi mulai meningkat maka hasil pumping ikut meningkat juga. Tapi hasilnya mulai bikin semangat.

sekali pompa bisa 120 ml
Semua saran yang saya baca dan di kasih tau senior pepumpingan saya ikutin, mulai dari pompa tengah malam, pumping bangun tidur. hasilnya bisa nyetok asi di freezer. Sekali pumping bisa dapat 200 ml kalo pagi. Rasanya dapat 1 botol sekali pumping itu amazing banget apalagi dapat 200 ml.

Metode saya pumping itu ditarget. awal-awal asi masih dikit saya target sehari mesti dapat 1 botol 100 ml, Mau itu 3 kali pumping atau 4 kali pumping yang penting harus dapat 1 botol. Mendekati masuk kantor asi mulai deres minimal sehari 2 botol atau 200 ml. Karena udah deres sering melebihi target 2 botol, bisa dapat 3 botol isi 120 ml. Sebelum ngantor saya bisa punya stok segini.

Sekarang anak saya pas 1 tahun, saya masih pumping, sampe sekarang belum dikasih sufor. Alhamdulillah stok asip masih ada di freezer.

Meng-ASI-hi itu butuh dukungan, atau ibu-ibu menyusui jangan mudah melow dengan kata orang-orang sekitar yang suka bilang asi kita gak cukup. Dukungan keluarga sangat diperlukan apalagi buat ibu baru, apa kata orang sama kita yang belum ngerti banget langsung mengiyakan demi anak. Padahal itu belum tentu benar. percaya dan yakin kalo ibu-ibu menyusui lain bisa nyetok asi se frezer sampai sewa frezer kita juga pasti bisa.

Postingan ini tidak bermaksud menggurui atau menghakimi yang menggunakan sufor (susu formula). Semua ibu pasti ingin yang terbaik untuk anaknya. Ibu yang baik bukan ibu yang memberikan asi atau yang memberikan sufor untuk anaknya, tapi ibu yang baik adalah ibu yang bahagia menjadi ibu.

Postingan panjang kali ini sampai disini dulu yaaa, semangat belajar jadi ibu moms.

Friday, August 26, 2016

New Born Baby Story

Assalamualaikum...

Setelah blog ini kehilangan arah tujuan, si empunya semaunya mau nulis apa. Yup nanti kalo mood kita bahas lagi dunia perlenongan. Saya punya beberapa stok tapi masih di entry list.

Kali ini kita akan bahas mengenai dunia per-ibu-an. apalah bahasanya ini?. Saya seorang ibu sejak 9 bulan 23 hari yang lalu. ya, anak saya lahir tanggal 3 November 2015. Dengan proses yang sudah saya ceritakan. Sekarang kita bahas perkembangannya.

Jadi ibu baru itu rasanya amazing. Semua terusik tapi saat ditanya orang "lelah ya??" kita hanya jawab "amazing". Karna ini bukan lelah biasa. Ini lelah yang membuahkan hasil, menghasilkan sebuah senyum kecil.

Saya bukan dokter, pembahasan kali ini hanya berdasarkan pengalaman saya yang baru sedikit ini. Siapa tau ada yang bingung kok kayak gini ya baby nya. Penyakit yang umum buat new born baby  yang saya alami ada beberapa.entah ini penyakit atau hanya keadaan biasa ya.

1. Kuning pada bayi

Kuning pada bayi disebabkan oleh billirubin yang tinggi, normalnya billirubin pada tubuh bayi adalah 4-5 (kalo gak salah). Penyebabnya dari yang saya baca adalah pecahnya sel darah merah sehingga seharusnya di keluarkan melalui veses dan urin. Namun kalo gak keluar dengan baik melalui kotoran makanya menyebar keseluruh tubuh sehingga terlihat kuning.berbahaya kah?? untuk billirubin yang sangat tinggi ini berbahaya. dokter mengatakan bila billirubin diatas 12 maka bayi harus diberi sinar biru. Ini penjelasan singkat mengenai billirubin. untuk lebih jelas bisa cari di google.
Yang saya alami, anak saya kuning saat umur mulai semiggu, tapi saya tanya saudara yang orang kesehatan cuma bilang jemur aja. anak saya asi dari lahir, wajar kalo kuning karna asi belum begitu banyak. kondisi anak saya saat seminggu sampai 2 minggu kalo saya bawa cek darah mungkin billirubinnya diatas angka 12.
Saya rutin jemur tiap pagi, tapi menurut saran dokter spesialis anak yang mengangani anak saya waktu lahir, dijemur pada bayi gak perlu lama dan gak perlu di luar rumah, cukup didalam rumah yang terkena sinar matahari aja. Perlahan kuningnya menurun.
Saat umur anak saya sebulan saya bawa ke rumah sakit deket rumah utnuk imunisasi, menurut saya saat sebulan anak saya udah gak kuning lagi, namun saat di cek dokter ternyata anak saya masih kuning sehingga disarankan tes darah. Saya gak ngerti seberapa penting tes darah itu. Saya pernah nanya ke dokter SPA yang menangani saat lahiran via bbm tentang kondisi kuning. Dokter SPA menjelaskan asal Pupnya gak putih warna dempul dan urinnya gak coklat kayak teh, kuning pada bayi gak perlu di risaukan.
Bagaimana dengan tes darah yang disarankan dokter anak rs deket rumah? ya saya ikuti . Ternyata hasil lab billirubin anak saya masih 9 dan kondisi lainnya gak ada masalah. Menurut dokter ini belum wajar karna umurnya sudah sebulan dan karna udah 9 maka cuma disuruh lanjutin pemberian asi. Asi diberikan sesering mungkin.
Namun jika dalam 2 minggu masih kuning dokter menyarankan untuk cek darah lagi. Saya bingung karna billirubin 9 cukup dengan pemberian asi sesering mungkin, kondisi yang lain normal, tes darah berikutnya ini untuk apalagi?? saya bersikeras gak mau bawa tes darah lagi karna kasihan sama anak saya. Saya mulai baca-baca di google, bukan website kesehatan yang dijelaskan oleh dokter, tapi saya mau tau pengalaman orang lain yang anaknya mengalami hal yang sama. Ternyata ada bayi yang masih kelihatan kuning sampai umurnya 3 bulan. Dan ternyata disinar pun gak serta merta membuat billirubin turun sampai ke 5, hanya turun 2 angka saja.

Kuning pada anak saya baru hilang saat umurnya 40 hari.

2. Ruam

Ruam biasanya seperti bentol-bentol kecil pada kulit. seperti biang keringat. Biasanya di wajah, selangkangan atau pantat. Anak saya waktu lahir ruam pada wajah. kalo istilah orang kampung ini karna asi. Namun dari yang saya baca asi gak menyebabkan ruam. Ruam karna asi bisa jadi karna asi menempel di wajah bayi dan mengering sehingga untuk kulit yang sensitif menyebabkan ruam. Ruam ini wajar karna kulit bayi masih beradaptasi dengan suhu yang baru. Bisa juga ruam karna alergi. jadi ibu-ibu menyusui harus memperhatikan apa yang dimakan dan reaksinya pada bayi. Bisa juga ruam disebakan gak cocok sabun. Disarankan menggunakan sabun batang bukan sabun cair. dulu waktu anak saya ruam pakai obat ezzera. Biasanya umur sebulan udah mulus kok bayinya.

3.Pup berwana hijau

Ini kadang bikin ibu baru panik sampai ke dokter, ini sangat wajar. Penyebabnya karna asi. Penyebabnya karna lactosa pada asi. Biasanya ini terjadi pada ibu dengan asi yang banyak. Lactosa pada asi adanya pada awal asi keluar. Kalo asi banyak baru dapat lactosa bayi udah kenyang. Jadinya pupnya hijau. berbahaya?? gak. Lactosa pada asi gak bagus donk? bagus banget malah, lactosa ini berguna buat perkembangan otak lho. Penanganannya gimana, susuin bayi sampe payudara kosong, sehingga bayi gak cuma dapat lactosa tapi dapat lemaknya juga.

Rumit ya?? saya yang jelasinnya aja yang rumit. Intinya jadi ibu harus banyak tau, banyak belajar, jangan cuma dengerin omongan orang, mending baca sendiri di website  kesehatan terpercaya. karna di sekitar kita banyak banget info keliru yang beredar. misalnya, bayi nangis katanya gak kenyang, kasih sufor aja. gagal deh asi ekskulidif nya. Ada lagi yang bilang kalo gak pake gurita nanti perutnya buncit, gak dibedong nanti kakinya gak lurus, atau yang lebih ekstrem pusernya di tempelin koin biar gak bodong. ketahuan dokter dimaki-maki kita.

Sekian dulu yaaaa
Selamat belajar ya bu ibu .....

Wednesday, August 17, 2016

KETIKA SEMUA TAK SESUAI HARAPAN

Assalamualaikum.

Pernah harap-harap cemas nunggu sesuatu yang diharapkan?pernah donk, entah itu nunggu doorprize, nunggu pembacaan peringkat kelas, nunggu interview kerjaan, rasanya kayak kesemutan deg2an berharap kita di panggil. Kebayang donk nunggu perut mules mau lahiran kayak gimana? mules mau pup pun dikira mau lahiran :D

Saya kerja, hamil 9 bulan lancar jaya, masih sanggup pulang naik kereta yang penuhnya nauzubillah summa nauzubillah, dapat duduk sih tapi perjuangan banget saat turun :(. Di ruangan tempat saya kerja ada satu lagi yang hamil yang jarak kehamilan kita cuma beda 1 minggu. Saat saya 37 minggu temen saya masuk 38 minggu dan sudah lahiran normal. Saya mulai galau dan memutuskan untuk cuti di minggu ke-38.

Setiap hari dirumah saya selalu nunggu mules kapan datang, hari ini gak mules mungkin besok, gitu mulu tiap hari sampai due datenya di minggu ke 40 belum juga mules. Soi betah banget dalam perut. Dokter suruh tunggu 3 hari lagi sambil di pantau pergerakan bayi dalam perut. Kalau kurang geraknya langsung ke rumah sakit. Si anak bayi ini lincah banget di dalam.

Sampai 3 hari lewat due date belum menunjukkan tanda2 mau lahir, dokter saranin buat datang ke kliniknya. Saya datang tengah malam biar ngindarin macet, sampai di klinik di periksa usg sama ctg, dari hasil ctg jantungnya udah lemah, bisa jadi karna tidur. Paginya dokter langsung bilang persiapan cesar. Saya kaget sampe nangis kok jadi cesar?? jam 10 dokter visit dan diulang lagi ctg  hasilnya bagus, dokter saranin coba induksi.

Induksinya lewat infus, botol pertama dari awal sampe habis saya biasa saja, cuma kata bidannya saya kontraksi tapi kok gak sakit, bidan sampai bilang ambang batas rasa sakit saya tinggi. kalo ibu2 lain udah teriak2 kontraksi begini. Botol ke dua saya mulai sakit pinggang, sakitnya gak ketulungan. di cek masih pembukaan 1, 4 jam lagi dicek masih pembukaan 1, padahal sakitnya udah gak karuan, sampe 12 jam induksi saya hanya sampai pembukaan 3, dan itu udah botol infus yang ke-3.

Dokter nyerah dengan induksi memutuskan untuk cesar, kemungkinan kepala bayi gak muat masuk pinggul saya. Saya pasrah yang penting yang terbaik untuk ibu dan bayi. nuggu beberapa jam persiapan cesar.

Cesar itu kalo melahirkannya enak. gak berasa sakit, kita masih sadar karna cuma bius lokal.gak nyampe 10 menit diruang operasi udah denger tangisan bayi. Cuma setelah efek bius habis cuma ibu2 cesar yang tau sakitnya. saran buat yang mau cesar harus persiapkan tubuh dengan baik. Jangan sampe batuk karna gatal tenggorokan berdehem dikit aja sakitnya minta ampun.

welcome to the world
we named him "Ghani Yazid Khairy"

Wednesday, May 11, 2016

Pregnancy Stories "Hamil Kebo"

Assalamualaikum.

Pernah denger bunting kebo ato hamil kebo gak? bukan kebo bunting ya. Hamil kebo adalah hamil yang hampir gak ada masalah, makan enak tidur nyenyak.Dikasih Allah kesehatan selama hamil itu anugrah banget, karna hamil itu beda orang beda keluhannya. Ada yang lemes bawaannya ngantuk dan malas, paling parah ada yang gerak dikit nge flek.

Menurut saya sugesti baik itu penting. Saya dulu pernah kerja jadi store manager apotek, perusahaan tersebut cukup baik mendidik karyawannya, kami di bekali pengetahuan tentang kosmetik, penyakit kronis, kontrasepsi dan sebagainya. Saat training tentang kontrasepsi tentu ngebahas tentang kehamilam juga, pengajarnya pernah bilang gini
"yang lagi hamil muda kalian jangan manja ya, kalo sakit jadi gak suka makan kalian minum obat biar sembuh, cari obat yang baik buat ibu hamil, kalo mual muntah sampai gak bisa makan kalian minum obat mual biar bisa makan, anak kalian didalam gak bisa nelpon 14045 buat pesen ayam. kalian gak lapar si anak butuh makan di dalam ".
sejak saat itu saya tersugesti kalo saya hamil nanti saya gak akan malas makan. :D

Waktu saya cek ke bidan pertama kali bidannya juga bilang kalo semua keliatan gak enak itu cuma di pikiran aja, kalo kamu mikir itu enak pasti bakalan enak, bidannya juga sempat bilang gini " kalo malas makan ntar lemes bisa sampai di infus lho".

Jadi selama hamil semua buat saya enak. Lalu apa saya gak ada mual atau muntah?ada banget. Tiga bulan pertama tiap pagi saya pasti mual muntah. Kadang malam pulang kantor, kena angin di angkot muntah, nyampe kantor habis sarapan muntah, tapi habis muntah saya lapar lagi :D

Saya juga termasuk yang jaga makan selama hamil, masak sendiri tanpa micin, ke kantor bawa bekal, makan sayur sama buah tiap hari. Hasilnya saya gak pernah sakit selama hamil, sembelit juga gak pernah, dan amazing lagi saya sanggup puasa 30 hari full.

Bagaimana dengan berat badan saya? naik drastis. saya naik 16 kg. lebih dari yang seharusnya cuma 12 kg, trus anaknya piye, gendut juga sampai saya harus diet karbo di kehamilan 37 minggu sampai lahiran, karna 37w anak saya udah 3.4kg. dokter bilang kalo mau lahiran normal mesti diet, lingkar kepala si doi udah gak boleh nambah lagi. Kebayang dong yang biasa makan porsi kuli gak makan dua hari disuruh diet. tersiksa lah daku karna lapeerr :(

let's check kegendutan saya selama hamil :D
sekitar 24w


masih diajak berenang
makin bulet





kalo yang 9 bulan udah gak muat di kamera, jadi udah gak difoto :D

Buat yang mau hamil atau lagi hamil, jaga kesehatan ya..Sembilan bulan hamil dalam keadaan sehat aja berat apalagi dalam keadaan sakit.





"GARIS DUA SIH TAPI GAK JELAS GITU "

Assalamualaikum..
Fix blog saya berubah menjadi blog yang ngebahas soal rumah tangga :D, udah gak sempat ngelenong aka dandan apalagi ngereview soal kosmetik. Sibuk cuci popok pemirsah.

Saya nikah 7 November 2015, 3 bulan setelah nikah saya masih menstruasi yang artinya masih belum hamil. Segala cara gokil biar hamil dikerjain dah tuh. Seminggu setelah menikah saya langsung menstruasi, ok masih baru banget ini, pacaran dulu lah. Bulan depannya dapet lagi, okeh masih belum puas pacarannya. Bulan ke tiga sempat telat 4 hari, hati mulai deg-degan. saya punya siklus menstruasi yang pendek, jika bulan ini saya dapet tanggal 10 bulan depan akan maju seminggu jadi tanggal 3. Telat itu udah tanggal 10 ketemu tanggal 10 belum dapet juga. Seneng tapi belum berani beli tes pack takut kecewa. Eh telat hari ke-6 malah menstruasi, sedikit kecewa.

Bulan ke-4 setelah nikah, yaitu bulan Februari 2015 saya mulai telat lagi, udah 4 hari nih telat. Gak bagitu pengen tes dulu, karna orang satu kantor yang nikahnya cuma beda sebulan pernah telat 10 hari eh malah mens lagi. Saya putuskan buat nunggu dulu sampai 10 hari baru beli tes pack. tapi suami maunya langsung di tes, biar kalo beneran hamil kita bisa jaga. Di boyong lah ke apotek buat beli tes pack.

Pertama beli tes pack sampai apotek bingung. yang biasa di TV harganya lumayan, kalo buat coba-coba aja kok sayang ya. Akhirnya saya beli yang sedang-sedang saja, lupa merk apa warna boxnya pink dan caranya langsung di pipisin. saya beli cuma 1.Berharap satu kali tes hasil ketauan selesai urusan pertes pack-an. Pas pertama tes karna harus pipis pertama saat bangun jadilah saya pakai itu saat mata ngantuk berat jam 2 pagi. lalu apa hasilnya?? kagak keluar tanda apa-apa. entah salahnya dimana tes pack pertama gagal sudah. 

Besoknya di paksa beli tes pack lagi. Karna kemaren satu gagal sekarang belinya langsung dua, tapi tetap bukan merk yang mahal. saya beli merk Akurat sama satu lagi saya lupa. yang satu lagi ada penampung urinnya. Saya pakai yang ada penampung urin dulu. Karna pipis pertama jam 2 pagi kembali lah saya pakai itu tes pack jam 2 pagi. hasilnya garis dua tapi yang satu masih burem. saya balik ke kamar dengan wajah datar biasa aja karna ngira itu belum positif. pas suami nanya saya dengan enteng jawab "garis dua sih tapi gak jelas gitu". Saya bingung suami juga bingung.

Di perjalanan ke kantor saya coba browsing artinya garis dua tapi burem itu, ternyata itu positif, Alhamdulillah, saya ngabarin suami, tapi belum mau di cek ke dokter dulu takut PHP, nunggu dulu sepuluh hari, tapi suami keukeh harus langsung di cek biar bisa jaga badan. Pulang kantor langsung melipir ke praktek bidan, tapi bidannya gak ada, adanya cuma perawatnya aja. Mereka bilang kalo uadah garis dua udah positif hamil, burem itu karna hormonnya masih dikit. Jadi di saranin di usg saat ada bidan sama ada dokter kandungannya. Waktu di usg alhamdulillah janin udah di dalam rahim.

Cerita hamil bakalan lebih seru kayaknya :)

Monday, March 14, 2016

MY LIFE METAMORFOSIS

Assalamualaikum....
kali ini aku lagi gak pengen posting soal review produk lenongan lagi, anggaplah lagi cuti panjang sampai nemu waktu yang tepat buat review lagi
kali ini aku bakalan posting tentang perubahan di hidup aku (who care?), anggaplah ini diary, mau ada yang peduli atau gak pengen aja nulisnya, bahkan kebanyakan orang diarynya gak ada yang baca selain dia sendiri.

i'm 27 yeras old now, tidak dalam kategori muda lagi, sejak lulus kuliah di umur 23 pertanyaan orang2 sekitar entah itu keluarga atau teman adalah "kapan nikah?". itu bakalan menjadi scary question kalo lagi ada acara kumpul-kumpul.dan saya menikah di usia hampir 27 tahun, setelah kuping cukup panas mendengar pertanyaan "kapan nikah?".

adat minang


setelah pacaran hampir setahun, kita memutuskan untuk menikah. sebenarnya saat itu belum ada planning buat nikah, namun pas mudik lebaran keluarga bilangnya "mau nunggu apa lagi??". ya sudah balik dari kampug mulai rempong dengan persiapan nikah.
buat persiapan nikah, gak perlu dijelasin deh yaa. rempongnya se antaro dunia tau kayak gimana hahaha
apa sih perubahan yang terjadi setelah menikah? buat yang belum ngalamin mungkin ini bisa jadi bayangan setelah menikah.
  1. pertama dan utama, dulu kalo pacaran paling ketemu sekali seminggu (buat yang gak LDR kelas berat), kalo udah nikah bisa pacaran tiap hari, punya partner menggila.
  2. punya 2 orang tua, biasanya kalo habsi nelpon orang tua masih ada sisa paket telpon bingung ngabisinnya, sekarang bisa telpon mertua :D
  3. punya tambahan sodara, sodara suami prkatis jadi sodara kita juga dong, jadi misalkan gak punya kakak perempuan dan suami ternyata punya jadinya ikutan punya kakak perempuan deh. jad bisa sharing hal2 cewek sama kakak.
  4. habis nikah badan jadi mulai menggemuk, kalo sebelum nikah mati-matian usaha biar badan langsing di hari H, tapi setelah nikah seperti lepas dari mana gitu. mulai nyoba resep makanan baru, wisata kuliner sesuka hati, makan saat lapar meskipun itu tengah malam (ini khusus buat saya aja sepertinya)
  5. kerjaan rumah gimana?? double juga dong. dulu nyuci baju sendiri, sekarng nyuci baju berdua, dulu cuma beresin sepetak kamar kos, sekarang beresin satu rumah. Dulu sarapan di tukang bubur deket kantor sekarang bangun pagi nyiapin sarapan. chaos?? of course. tapi lama2 jadi kebiasaan.
  6. me time nya gimana? sekali sekali masih bisa. tapi gak si intens saat lajang.. ngeliat tumpukan gosokan aja udah lemer boro2 mau ngikir2 kuku
eh udah segini aja, kalo dilanjutin ntar pada nunda nikah..hahaha

late post : short trip in central java

assalamualaikum...

it's not about review or tutorial, today i just wanna share about my experiences visiting Semarang a years ago. my trip is always short time, low budget and so having fun.

it is my partner in crime
so hard to catch the pic
all of us have different home town, one of them is originally from Semarang. for my friends, Semarang was not a new town, but not for me, before 1 work in Jakarta i just know about West Sumatera, my home town. so if they ask me for the trip i will always say  yes if my financial let it to do. :D

as i said before, our trip is low budget consep, we strart from Senen Station using train with economic class at twenty past six  AM and arrives at Semarang at one PM, we just need Rp.50.000,- and we will arrived  Semarang safely. when we arrived at Semarng my friend's mom has waiting for us, so lucky us.

Semarang is really hot, the temperature is similar with Jakarta, but the polution is better. many places that we visit in Semarang. the first one is lunch, our guide i mean my friend bring us to the restoran that near with her college before. we eat the head of fish, i don't know how to say the name of food :D. how about the prices? it's quite cheap

the first place that we visited was Lawang sewu, it means seribu pintu or thousand doors. it's located in central of Semarang. the lawang sewu as the name has so many doors, in consist of two building in two floors.
the second place that we was visiting is sampokong, we felt like in  hongkong, red was so dominan here

the next destination was pagoda, quit similar with sampokong but it smaller




so many places can we visit here.. hope i can came here again
 

Template by BloggerCandy.com